Selasa, 22 Mei 2012

tulisan sebulan lalu

bunyi nya begini :

'' i've cross the border, what next? regret "

gue dalam tahap what next sekarang. regret.

untung Allah kasih "lembaga" yang namanya taubat.

Sabtu, 12 Mei 2012

Lagi. Wanita dan Malam


Sekedar ingin bercerita. Hari ini aku pulang malam . Kebetulan kereta terakhir baru saja berangkat 5 detik sebelum aku sampai ke loket stasiun.  Aku pun termangu , kemudian memperhatikan sekeliling dan lalu sadar bahwa hari telah malam. Ummi ku menelpon dari seberang sana, dan akhirnya memutuskan untuk menjemputku dikampus tercinta. Nada bicaranya meneduhkan, tidak seperti biasanya jika aku pulang lewat dari jam 8. Aku berfikir, mungkin , ummi sudah mulai mengerti bahwa aku memang telah akrab berteman dengan malam.

Aku berjalan , menunggu, dengan kegelisahan yang entah dari mana datangnya. Sampai akhirnya aku bertemu ummi , ya, dapat kubaca, ekspresinya mengandung kekecewaan teramat sangat bahkan lebih kecewa daripada ketika ku beritahu IP perdana ku jauh dari IP kakak2ku.

Setengah jam perjalanan depok-pejaten kali ini diisi dengan berbagai wejangan yang membuat ku ingin meledak menyesali apa yang telah kuperbuat. Malam tidak sepantasnya dijadikan teman oleh wanita. Dibalik kegelapannya, hantu bernama pria menyeramkan sedang bergentayangan, mengintai makhluk polos yang tak paham kondisi sekitar. Ummi bilang, ketika masuk gerbang kampus, Beliau hanya bisa istigfar, membayangkan buahhatinya berjalan menuju kereta dengan wajah ceria seperti biasanya. Membayangkan betapa banyak cerita yang dapat terjadi setiap ia pulang malam.

Akhirnya , hari ini aku membuat keputusan, tak akan lagi aku kecewakan beliau, tak akan lagi. Persetan dengan emansipasi, jika itu berkontrakdiksi dengan suara hati.

Bismillah untuk hari esok dan Istighfar untuk hari kemarin
Bismillah , semoga bisa istiqomah.

Minggu, 06 Mei 2012

recommended web


Ini nih web yang menurut gue asik buat dikepo in. silahkan di cek! atau kalo ada saran web asik juga isi komen langsung aja yaa!

 www.good.is ( recomended by tita )
 www.jakarta45.wordpress.com
 www.psychologytoday.com
 www.sr-indonesia.com
 www.nationalgeographic.co.id
 www.historia.co.id 

eh jangan mikir gue jago bahasa inggris yaa , itu gue bacanya sambil megang kamus kok hahaha

Selasa, 03 April 2012

Garansi dari tuhan

Seminggu ini beragam hal menyerangku, tanpa kalian tahu apa ceritanya, akan kubagi saja kesimpulannya.

Manusia itu lemah, dalam artian sangat bergantung kepada Tuhan. Sedikit saja hati ini jauh dari ayat sucinya, gelisah dan gundah akan dengan mudahnya merasuk. Sedikit saja hati ini diisi oleh hal selain diriNya, ia akan berontak menuntut ketenangan.

Manusia itu lemah, karena bahkan ia tak dapat 100% mengatur alur hidup dirinya sendiri. Meski sejuta halusinasi akan masa depan telah diciptakan, pada akhirnya tetap butuh tanda tangan tuhan.

tapi tuhan itu adil, ia tidak meninggalkan kita sendiri seperti Laila yang meninggalkan Majnun dalam kondisi hati yang tersandera oleh pesonanya. Tuhan telah beri kita Garansi sekaligus penawar. Itulah Doa.

Doa lah jaminan akan takdir yang tak pernah kita tahu jawabannya
Doa lah yang mengubah gundah menjadi tenang
Doa pula lah yang mengubah Pesimis menjadi Optimis

dalam doa, kugantungkan semua kepadaNya.
keluarga, cita cita, agama, Indonesia, termasuk keberkahan bagi seseorang yang secara tidak langsung menyadarkan ku betapa tuhan punya kuasa atas segalanya.
termasuk pula kalian, yang telah mau berbaik hati membuka postingan ini
:")

Selasa, 20 Maret 2012

Ini hanya terkadang

terkadang , harus ku ambil kaca sebesar pintu depan rumah
agar tau betapa buruknya rupa
betapa kotornya jiwa
agar terucap kata kata penolak jumawa :
siapa kau pikir dirimu ini, camila?

Kamis, 08 Maret 2012

Ucapkan Kata-katamu (Wiji Thukul)

jika kau tak sanggup lagi bertanya
kau akan ditenggelamkan keputusan-keputusan

jika kau tahan kata-katamu
mulutmu tak bisa mengucapkan apa maumu
terampas

kau akan diperlakukan seperti batu
dibuang dipungut
atau dicabut seperti rumput

atau menganga
diisi apa saja menerima
tak bisa ambil bagian

jika kau tak berani lagi bertanya
kita akan jadi korban keputusan-keputusan
jangan kau penjarakan ucapanmu

jika kau menghamba kepada ketakutan
kita memperpanjang barisan perbudakan

kemasan-kentingan-sorogenen