Senin, 10 Maret 2014

Bila saja

Bila saja keadaan membolehkan aku sedikit berbicara

Asal kau tahu,
Haha ini lucu
Ratusan dialog fiktif aku harapkan muncul dalam setiap pertemuan kita
Tapi
Yaya, lagi lagi
Dihadapan mu aku kelu
Bahkan sekedar melempar senyum pun, aku mendadak kaku

Aku kerap kali bilang
Diam saja terus, Cam.
Kau kira akan ada suatu waktu dimana semua tumpukan kata kata dapat kau utarakan?


Diam mu akan menumpuk dalam sela sela pikiran, menjadi beban, membusuk
Seperti sampah rumah yang lupa kau buang ke pembuangannya

Apa biar saja kita pura pura lupa?
Lupa yang pura pura sampai kita lupa bahwa kita tengah pura pura?

Bila saja keadaan mengizinkan kita untuk sedikit berbicara,
Setidaknya cerita ini punya akhirnya
Akhir yang kita sama sama tahu apa dan kenapa

Selasa, 14 Januari 2014

Janji Mu

Di sudut itu, di tempat yang engkau tunjuk sebagai taman surga Dalam 1/3 malam, waktu yang kau janjikan sebagai waktu hilangnya hijab hijab penghalang doa 
Ada yang datang, tersungkur dihadapanmu, sembab dengan air mata penuh pengharapan 
Berdesakan, terinjak dalam lautan manusia yang juga memohon kasih Mu 
- 
Terbayar! Katanya sembari diusapnya bulir bulir air setelah ia ucapkan satu doa. 
Doa yang akhirnya membuatnya ikhlas untuk berangkat meninggalkan tempat syahdu itu. 
- 
Lama waktu, Dosa menumpuk kembali jadi satu. 
Dalam hati, Ia masih menunggu 
Menunggu dikabulkannya Doa yang ia anggap sebagai janji Mu 
Izinkan ia menemui Mu di Madinah, 
Bukan di tempat lain, 
Dalam keadaan merindu Mu 
Bergetar mengingat Mu. 
Semoga.

Sabtu, 05 Oktober 2013

its time to let Mbak Nur go

*masih sembab*
Mbak nur, pembantu gue udah tiga tahun belakangan akhirnya harus pergi. Bukan keinginan siapa siapa, tapi kondisi dia harus mencari pendapatan lebih besar demi keluarganya lah yang bikin dia memutuskan untuk ke malaysia. Gue ga pernah nangisin pembantu pergi, tapi kali ini tears stream. Selama ini pembantu yang paling sering nyolotin gue, marahin gue, itu cuma dia, kadang benci nya masyaAllah, kadang kalo dia lagi baik yaudah unyunya juga masya Allah. Dia ngebantuin segala urusan rumah tuh tulusnya sampe tuluuuuuus banget. Gue sering ngerasa bersalah karena sesering itu bikin dia dirumah sendirian. ihiiiikkkkk kasian temenannya cuma sama ikan. ikannya mati lagi dalam waktu sebulan.


Persis seperti lagu di atas, kita kadang suka lupa kalo seseorang itu berarti banget sampe suatu saat kita kehilangan dia. Pesannya: jangan sampe kejadian lagi deh ga mensyukuri kehadiran orang, lalu sesal kemudian :")

Sabtu, 10 Agustus 2013

How we define love.

Look at these two story:

Which one is love?

There is a couple of a girl and boy. People said they were in love. Each them, without denying, agree with that mass mindset, but keep it on the deepest of their heart -ups- Brain.
At first, they just close friend. Time flies, growth another feeling, causes an awkward conversation, an untold jealous, mellow or so on. Beside those negative effect, they feel an addicted happiness every time they heard people mention their 'couple' name. People said, they were in love, untold one.

Or

There is a pair of friend, of a girl and a boy. No one said they were in love but they self, silently, even sometimes they not pretty sure with what they feel. They forget any other expression but smile every time they meet. Burst of happiness is a phrase defined what they feel every time they faced each other. Two third hours always flies fast for their exciting conversation. Not like the first story, there is no jealousy or another mellow effect, both them just feel happy every time they kills time together, just it.

Which one is love?

Since I'm a newbie on love world, maybe it's too early for me to answer, but let me try. Love is about happiness, at least it what psychologytoday.com have said. For me, both of story could be defined as love, with different type, they brings happiness with a different way. The first story dominated by the romantic side, but the second one lean to "friendship" side -I don't have any other words to define.
What I really want to say with this post is, whatever the kind of your love story, noted yourself that love is just as simple as another brain activity. It’s same with anger, hate, excited, etc. Don't to be wholehearted or too serious when it comes to you. Love is just about hormone called oxytocin, the longest one last maximum 5 years since first explosion. By the facts, I want to remind you, and also myself, to not response it stupidly. If the oxytocin works too excellent, talk to yourself that just a hormone that going to be neutral soon, as I mention above, love just as simple as other brain activity. So you'll not undergo blind love which will successfully kill your rationality. 
Happy trying! :D 

Selasa, 11 September 2012

ternyata kita sama!

Haha , ini cerita tentang job nyanyi dari Paragita yang lagi gue geluti sekarang sampe seminggu kedepan.
Job kali ini adalah sebagai choir nya Mba Aning katamsi di acara HUT Hotel Indonesia.
pertama kali gue ditawarin, gue kira ini job biasa, ternyata.........

Latihan perdana diadain di daerah darmawangsa, kebayoran. Gue dan 4 orang anak pargit laennya dateng duluan, manyun manyun di lantai dasar studio. Bosen manyun, gue pun solat di musolah yang ada di lantai 4. Abis solat gue balik lagi ke lantai dasar daaaaaaan

gue kaget

tetiba ada AB3

Lima menit kemudian muncul Titiek Puspa

Muncul lagi Ariyo Wahab

Muncul lagi Bob Tutupoli

gue yang masih sangat norak ini bilang ke Mba aning Katamsi, " Mba, kalo kayak gini mah aku rela latihan jauh jauh tiap hari " haha .

Sepanjang nunggu latihan dimulai, kita ketawa ketiwi ngedengerin cerita nya Eyang titiek puspa. Di tengah cekakak cekikik itu tetiba muncul juga Agnes Monica.

demiapa doi item banget

Kemudian mulai lah kami latihan.....

Si artis artis itu sebagai pemain drama musikal dan dalam beberapa lagu kami yang mengiringinya.
Pas bukan sesi Pargit yang nyanyi, gue memutuskan untuk makan makanan yang udah disediain panitia yang ada di lantai dasar.
dan disana gue ketemu........

Once!

HAHAHA korsi sebelahnya kosong! fix banget gue langsung duduk disitu dan memulai aksi gue yang SKSD. Ngebahas ILUNI FH dilanjut sama cerita kekonyolan dia jaman kuliah.
Dia bilang kalo pas jaman mahasiswa dia punya band. Kocaknya nama band itu selalu berubah ubah mengikuti perubahan issue yang lagi In. misal :
 Cacu dipecat Band
Minggu depannya lagi
 Sesungguhnya presiden soeharto sudah lelah memerintah dan akan segera Band

Huhuuy
kalo dipikir lucu juga idup gue
anak kampung yang dulu setiap sore berenang disungai musi bisa ketawa ketiwi ama ertis. haha
ternyata kita sama aja, sama sama manusia, sama sama makan nasi ayam pemberian panitia, cuma beda bidang fokus aja.
haha