Selasa, 03 April 2012

Garansi dari tuhan

Seminggu ini beragam hal menyerangku, tanpa kalian tahu apa ceritanya, akan kubagi saja kesimpulannya.

Manusia itu lemah, dalam artian sangat bergantung kepada Tuhan. Sedikit saja hati ini jauh dari ayat sucinya, gelisah dan gundah akan dengan mudahnya merasuk. Sedikit saja hati ini diisi oleh hal selain diriNya, ia akan berontak menuntut ketenangan.

Manusia itu lemah, karena bahkan ia tak dapat 100% mengatur alur hidup dirinya sendiri. Meski sejuta halusinasi akan masa depan telah diciptakan, pada akhirnya tetap butuh tanda tangan tuhan.

tapi tuhan itu adil, ia tidak meninggalkan kita sendiri seperti Laila yang meninggalkan Majnun dalam kondisi hati yang tersandera oleh pesonanya. Tuhan telah beri kita Garansi sekaligus penawar. Itulah Doa.

Doa lah jaminan akan takdir yang tak pernah kita tahu jawabannya
Doa lah yang mengubah gundah menjadi tenang
Doa pula lah yang mengubah Pesimis menjadi Optimis

dalam doa, kugantungkan semua kepadaNya.
keluarga, cita cita, agama, Indonesia, termasuk keberkahan bagi seseorang yang secara tidak langsung menyadarkan ku betapa tuhan punya kuasa atas segalanya.
termasuk pula kalian, yang telah mau berbaik hati membuka postingan ini
:")

Selasa, 20 Maret 2012

Ini hanya terkadang

terkadang , harus ku ambil kaca sebesar pintu depan rumah
agar tau betapa buruknya rupa
betapa kotornya jiwa
agar terucap kata kata penolak jumawa :
siapa kau pikir dirimu ini, camila?

Kamis, 08 Maret 2012

Ucapkan Kata-katamu (Wiji Thukul)

jika kau tak sanggup lagi bertanya
kau akan ditenggelamkan keputusan-keputusan

jika kau tahan kata-katamu
mulutmu tak bisa mengucapkan apa maumu
terampas

kau akan diperlakukan seperti batu
dibuang dipungut
atau dicabut seperti rumput

atau menganga
diisi apa saja menerima
tak bisa ambil bagian

jika kau tak berani lagi bertanya
kita akan jadi korban keputusan-keputusan
jangan kau penjarakan ucapanmu

jika kau menghamba kepada ketakutan
kita memperpanjang barisan perbudakan

kemasan-kentingan-sorogenen

Jumat, 24 Februari 2012

Sajak Tjokro

Lelap terus,
dan kau pun dipuji sebagai bangsa terlembut di dunia
Darahmu dihisab dan daging mu dilahap sehingga hanya kulit tersisa.
Siapa pula tak memuji sapi dan kerbau?
Orang dapat menyuruhnya kerja,
dan memakan dagingnya
Tapi kalau mereka tau hak haknya, orang pun akan menamakannya pongah,
karena tidak mau ditindas.
Bahasa mu terpuji halus di seluruh dunia, dan sopan pula
Sebabnya kau menegur bangsa lain dalam bahasa kromo dan orang lain
menegurmu dalam bahasa ngoko
Kalau kau balikkan, kau pun dianggap kurangajar


*ditulis oleh Tjokroaminoto dalam Doenia Bergerak

Sabtu, 18 Februari 2012

Tentang Sebuah Ketulusan

Mungkin teman teman akan mengira essay ini membahas tentang ibu atau guru, atau mm tentang seorang petugas kebersihan pemprov DKI. Kali ini tebakan anda salah, yang ingin saya bahas adalah pengalaman saya berinteraksi dengan makhluk tuhan lain yaitu hewan. Kenapa hewan?

Seperti yang biasa saya lakukan, saya merenungi banyak kejadian kejadian sederhana (alias tidak penting) yang saya alami. Saya sering sekali berinteraksi

dengan hewan hewan yang tidak lucu, seperti sapi, kambing , dan pernah satu kali , onta. Yang saya renungi disini adalah , mengapa kebanyakan hewan hewan tersebut menjadi jinak hanya kepada saya? Mengapa ? Hmm ini bukan geer atau apa pun, tapi kenyataannya, hewan hewan tersebut seringkali mengamuk dengan teman saya, misalnya sewaktu dikandang unta kemarin, unta tersebut menyeruduk teman satu rombongan saya, sedangkan dengan saya, unta tersebut malah merundukkan kepalanya seolah ingin terus dimanja. Begitu pula dengan kambing ayah saya, geboy, yang juga manja terhadap saya namun menanduk ibu saya yang memang tidak menyukai kambing sejak dulu.

Kita kaitkan dengan judul diatas. Mungkin hal tersebut terjadi karena saya memang tulus mencintai si hewan hewan tersebut. Hewan , dengan naluri pemberian Tuhan, tau bahwa saya memang menyayangi mereka tanpa kepalsuan. Kemudian saya coba lagi kaitkan dengan hubungan antar manusia. Mengapa bisa ada orang yang dikala kita dekat dengan nya, kita merasa senang sehingga banyaklah yang ingin berteman dengannya? Ya, saya rasa saya telah menemukan jawabannya. Karena ketulusan hati orang tersebut dapat terbaca oleh naluri teman teman yang lainnya.

Senin, 30 Januari 2012

Happy bdaaay ummi!

Sejak facebook bisa timeline, gue jadi ngekepo diri sendiri. naaah , tiba tiba gue ngeliat kembali video ini. jadi seneng :")