Senin, 22 Februari 2010

tentang sebuah cita cita

Ini cerita tentang sebuah cita cita, yang sudah terlisankan oleh ku sejak aku berumur 8 tahun. Terkadang banyak yang berfikir cita cita yang sangat ku obsesikan ini terlalu pendek, biasa. Namun aku tak heran, karena kadang aku juga berfikiran seperti itu jika di bandingkan dengan cita cita teman ku yang ingin jadi diplomat, dokter WHO, arkeolog, ataupun penulis se romantis clive barker. Aku yang telah di goda oleh berbagai pikiran teman ku mencoba untuk tetap membatu. Yak aku dapat mempertahankan cita cita ku ini sejak usia dini sampai aku beranjak dewasa sekarang. Jujur aku bangga, ketika anak anak seusiaku tidak mengerti apa itu cita cita dan dengan seenaknya mengubah cita citanya dalam waktu beberapa hari. Menurut artian ku sendiri, cita cita itu seperti sebuah PROKER hidup yang harus di patuhi untuk membuat hidupmu terang kedepannya. Dan karena itu adalah PROKER, maka mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus mematuhinya untuk mengikuti alur cerita yang telah kita putuskan itu.
Jadi mulai sekarang, buruan bikin program kerja sepuluh tahun kedepan untuk hidup mu. Dan jangan lupa juga untuk membuat PLAN B nya supaya ga depresi kalau kegagalan menyapa.




* catatan : cita cita ku adalah menjadi seorang hakim idealis agar mendapat surga Nya :)